Pola produksi dan konsumsi terkait erat dengan pangan dan sandang yang merupakan dua dari tiga kebutuhan pokok manusia. Pola produksi dan konsumsi pangan dan sandang sangat bergantung pada keadaan lingkungan, juga kondisi sosial dan budaya masyarakat. Pemenuhan kebutuhan pangan dan sandang secara berdaulat dan tidak bergantung pada pihak luar merupakan salah satu indikator kemandirian desa....
Author: admin_wp
Pangkalan Data Desa Adat Kerobokan – Badung, Bali
Desa Kerobokan merupakan desa yang terletak di kawasan perkotaan, dan sejak tahun 1980-an mengalami transisi dari kehidupan desa tradisional menjadi kota pariwisata. Selain itu, globalisasi yang berkembang saat ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut mengakibatkan: Perkembangan pariwisata menyebabkan nilai tanah bertambah, di samping itu kebutuhan atas lahan untuk permukiman juga semakin meluas. Terkait dengan...
Wisata Ekologis Desa Bongancina
Kebutuhan data desa yang akurat menjadi sangat penting dimiliki oleh tiap desa, salah satunya adalah Desa Bongancina – Kabupaten Buleleng. Pemerintah desanya mengundang Yayasan Wisnu untuk mendampingi perangkat desanya dan kelompok masyarakatnya membangun pangkalan data dan informasi yang akurat dan komprehensif. Tujuan besarnya adalah untuk mengembangkan ekowisata di Bongancina dengan berbagai potensi dan keunikan yang...
Geliat Petani Rumput Laut Nusa Lembongan
Sejak tahun 2015, pertanian rumput laut di Nusa Lembongan sudah mulai hilang. Hilangnya minat masyarakat untuk menanam rumput laut disebabkan karena beberapa faktor, yaitu: cuaca yang kurang mendukung pada tahun – tahun sebelumnya, penyakit ice – ice yang semakin menyerang, minat petani muda untuk bertani sangat kurang karena peluang di pariwisata sangat besar. Maraknya wisatawan...
Tenun Cepuk
Cepuk dikenal sebagai kain bebali, kain sakral yang digunakan untuk kebutuhan upacara/ritual. Hanya Nusa Penida yang memproduksi tenun ikan pakan ini, terutama karena fungsi utamanya sebagai pelindung dari unsur atau pengaruh jahat. Cepuk juga diyakini sebagai kain magis untuk pengobatan. Itu sebabnya cepuk sebenarnya digunakan sebagai tapih, kain pelapis bagian dalam – justru supaya tidak...
“Murnama Kapat” di Tamblingan
Tahun ini, 2019, Purnama sasih Kapat jatuh pada hari Minggu, 13 Oktober. Berdasarkan beberapa sumber (baik primer maupun sekunder), Purnama Kapat merupakan saat terbaik melakukan upacara persembahyangan. Saat ini, matahari tepat berada di garis khatulistiwa, sehingga matahari bersinar terik dan pada jam 12 siang bayangan kita tegak lurus dengan badan. Demikian juga dengan bulan, berposisi tepat di...
“Sobo” ke Wonosobo
Kedatangan kami ke Wonosobo atas undangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo untuk menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Training #1 Cagar Kuliner. Sebagai panitia pelaksana yang sesungguhnya adalah para pengelola Pasar Kumandang yang dikomandoi oleh Mas Sigit Martono. Sobo ke Wonosobo atau Jalan-jalan ke Wonosobo dilakukan selama 4 hari, 3 – 6 November 2019. Pasar Gemblung...
Dampak Pariwisata Terhadap Lingkungan di Br. Nyuh Kukuh
Perkembangan pariwisata ke Nusa Penida berkembang pesat sejak tahun 2015, dimana perahu cepat mulai (speed boat) meramaikan transportasi laut menuju/dari Nusa Penida. Sebelumnya untuk bepergian ke Nusa Penida keberangkatan perahu penumpang besar atau biasa disebut masyarakat setempat “jangolan” berkapasitas hingga 50 orang hanya melayani 1 kali penyeberangan menuju/ke Nusa Penida, saat ini hampir setiap setengah...
Ekologis Nusa Penida
Sejak bulan April 2018, Yayasan Wisnu bekerjasama dengan Global Environment Facility for Small Grants Programme (GEF-SGP) dan UNDP, melakukan program – program tentang Peningkatan Ketahanan Sosial Budaya – Ekologis Masyarakat dalam Menghadapi Desakan Globalisasi di Pulau Kecil – Nusa Penida. Program yang memiliki rentang waktu selama 2 tahun (2018 – 2020) berada di 4 wilayah...
Menjelajah Potensi Desa
Sejak dipilihnya Yayasan Wisnu sebagai lembaga payung (host) di Nusa Penida pada bulan April 2018 oleh Global Environment Facility for Small Grants Programme (GEF-SGP), Yayasan Wisnu mulai melakukan assessment di wilayah – wilayah yang telah ditentukan, yaitu: Banjar Semaya – Desa Suana Banjar Tanglad – Desa Tanglad Banjar Dinas Batukandik 2 – Desa Batukandik Banjar...









